USER DAN GROUP

USER DAN GROUP :
A.   MEMBUAT USER DAN GROUP MELALUI GUI

1.    Pilih Menu System>>Administration>>User and group
2.    Klik Add User untuk menambahkan user account baru.
3.    Masukan user name, full name dan password baru kemudian klik OK
4.    Buka terminal >>  aktifkan user yang dibuat dengan perintah "su namauser".

B.   MENGUBAH   KEPEMILIKAN   FILE   (CHANGE   OWNER)   DAN   GROUP
(CHANGE GROUP)

Catatan : Perintah ini hanya dapat digunakan pada user "root"
Bentuk Umum :

# chown namauser.namagrup namafile
# chown namauser.namagrup namadirektori

Contoh :  [root@localhost ~]# chown sofyan latihan

C.   KOMPRES FILE DAN EXTRACT FILE

- Compress File    : Menjadikan file dengan kapasitas memory yang lebih ringan
dari format biasa.
- Extract File          : Mengembalikan format file seperti semula.
Perintah untuk kompress file
Bentuk Umum : gzip nama_file
Contoh: [sofyan@localhost ~]$ gzip lat_compress

Perintah untuk membaca file yang telah dikompres
Bentuk Umum ; zcat nama_file
Contoh: [sofyan@localhost ~]$ zcat lat_compress
  file ini dikompress

Perintah untuk mengekstract file
Bentuk Umum : gunzip nama_file
Contoh:  [sofyan@localhost ~]$ gunzip lat_compress
[sofyan@localhost ~]$ ls
lat_compress

D.   KOMPRES FOLDER DAN EKSTRACT FOLDER

Format   ini   adalah   menyatukan   banyak   file   menjadi   satu   folder   gabungan   dengan
kapasitas  memory yang lebih ringan. Format file : .tar
Perintah untuk mengkompres folder
Bentuk Umum : tar -cf folder.tar file1 file2 file3

[sofyan@localhost       ~]$       tar       -cf       latihan_zip.tar       lat_compress
latihan_owner
Perintah untuk mengekstract folder
Bentuk Umum : tar -xf folder.tar
[sofyan@localhost ~]$ tar -xf latihan_zip.tar


E.   MEMBUAT FILE DENGAN PERINTAH  "echo"

Perintah : echo "isi file" >>nama_file
[sofyan@localhost ~]$ echo "hello world???" >> latih

F.   MEMBUAT FILE DENGAN TYPE SYMBOLIC LINK (FILE SHORTCUT)

Jika  file  masternya  hilang  maka  file  simbolicnya  tidak  akan   bisa  dijalankan.  Jika
ditampilkan warna dari jenis file ini : biru muda.
Bentuk Umum : ln -s nama_file nama_file_simbolic


G.   MENYALIN FILE DENGAN TYPE HARDLINK

Fungsinya sama seperti copy untuk menggandakan file dengan nama yang berbeda.
Bentuk Umum : ln nama_file nama_file_hardlink
[sofyan@localhost ~]$ ln -s latih latih_symbolic

H.  MEMBERI ALIAS (NAMA LAIN) PADA PERINTAH LINUX

Bentuk Umum : alias nama = perintah                  [sofyan@localhost ~]$ alias lihat=ls
[sofyan@localhost ~]$ lihat

I.    MEMBATALAN ALIAS

Bentuk Umum : unalias namagzip               [sofyan@localhost ~]$ unalias lihat

J.    MENAMPILKAN BEBERAPA BARIS DARI ISI FILE

Bentuk Umum : head -baris nama_file
[sofyan@localhost ~]$ head -2 latih
hello world???

K.    MENGHITUNG BANYAKNYA BARIS ATAU CHARACTER DARI ISI FILE

Bentuk Umum ke I       : wc namafile
Bentuk Umum ke II     : wc  -c namafile >> menghitung banyaknya karakter
Bentuk Umum ke III    : wc -l namafile  >> menghitung banyaknya baris
Bentuk Umum ke III    : wc -w namafile >> menghitung banyaknya ka

PENGATURAN HAK AKSES FILE DAN DIREKTORI


Dalam linux, file atau direktori bisa diatur hak aksesnya, sehingga tidak semua orang bisa mengakses file atau direktori yang dibuat.
Fungsi hak akses adalah untuk mengatur ijin akses terhadap suatu file/direktori kepada user/owner, group dan other (user/group lain)
User (u) : user account dimana file tersebut dibuat.
Group (g) : Kumpulan dari banyak user account.
Other (o) : Lingkungan di luar user account dan group
Format izin akses
r : read. Hak akses untuk membaca. Nilai angka 4.
w : write. Hak akses untuk menulis. Nilai angka 2
x : executable. Hak akses untuk menjalankan. Nilai angka 1
( - ) : mengurangi hak izin
( + ) : menambah hak izin
Perintah untuk melihat hak akses: ls –l
-rw-rw-r-- 1 user user 24 Sep 29 08:30 mahasiswa
Keterangan:
- Jenis file biasa
rw- hak akses user, user bisa baca file, tulis/edit file
rw- hak akses group, group bisa baca file, tulis/edit file
r-- hak akses other, other hanya bisa baca file
user user account
user group
24 kapasitas file sebesar 24 bytes
Sep 29 tanggal pembuatan file
08:30 jam pembuatan file
mahasiswa nama file
Perintah untuk mengganti hak akses:
chmod hak_akses_file nama_file
Ada beberapa cara perintah untuk merubah hak izin akses, yaitu :
1. chmod ruang_lingkup=format nama_file
contoh : chmod u=rw-,g=rw-,o=r-- tugas
artinya : file tersebut untuk : ruang lingkup user U=rw- bisa membaca dan
melakukan perubahan, dan ruang lingkup G=rw- dapat membaca dan menulis,
ruang lingkup O=r-- hanya bisa membaca saja.
2. chmod nilai_angka nama_file
contoh : chmod 664 tugas
artinya : file tersebut untuk ruang lingkup U=6 artinya (4+2) berarti dapat
membaca dan mengubah. Ruang lingkup G=6 artinya (4+2) dapat membaca dan
mengubah. Ruang lingkup O=4 artinya hanya dapat membaca saja
3. chmod ruang_lingkup-format nama_file
contoh : chmod u-w,g-r,o-w tugas
artinya : file tersebut untuk ruang lingkup U-w dikurangi hak merubah data.
Ruang lingkup G-r dikurangi hak membacanya. Untuk ruang lingkup O-w
dikurangi hak merubah datanya.

PERINTAH DASAR LINUX

Berikut ini adalah beberapa direktori beserta fungsinya yang ada pada system linux :
1. / adalah direktori yang berguna untuk menampung seluruh file yang terdapat dalam system linux.
2. / bin, Adalah direktori yang berisi file-file yang dapat langsung dijalankan
3. /tmp, Adalah direktori yang berisi file-file sementara(file-file yang diakibatkan interupsi-interupsi pada linux
4. /usr, Adalah direktori yang berisi file-file yang dapat dijalankan untuk semua user
5. /dev, Adalah berisi file-file dari hardware yang dimiliki oleh komputer
6. /etc, Adalah direktori yang berisi file-file yang digunakan untuk konfigurasi linux dan mengganti
password user
7. /home, menyimpan direktori masing-masing user yang ada di sistem
8. /boot,Adalah berisi file-file yang digunakan saat linux melakukan booting
Jika user berada di root, simbol prompt shell adalah #.
Jika user berada pada user account, simbol maka prompt shell adalah $.

Beberapa Istilah yang digunakan dalam linux :
a. Kernel : Fungsinya untuk mengendalikan perangkat keras seperti pelayanan jam dan tanggal
secara otomatis,security,proses input output,manajemen memori, dan proses interupsi.
b. Shell : Fungsinya menerjemahkan perintah-perintah yang diberikan User.
c. Utilitas : Program yang disediakan linux untuk melakukan tugas tertentu.
d. Aplikasi : Program yang dibuat pemakai untuk memenuhi kebutuhannya.
e. Prompt : Tempat untuk mengetikkan perintah-perintah pada linux

[ root @localhost ~ ] #  Artinya, berada pada user : root. Hostnamenya adalah : localhost.
Direktori berada pada home dari user. Berisikan : file dan user account.
[ root @localhost home ] # Artinya, berada pada user : root. Hostname nya adalah : localhost. Direktori
berada pada home. Berisikan : user account yang ada.
[ root @localhost / ] # Artinya, berada pada user : root. Hostnamenya adalah : localhost.
 Direktori berada pada /. Berisikan : direktori-direktori dari file system linux.
Perintah dasar Linux
Untuk menggunakan perintah linux, menggunakan fasilitas : terminal . Untuk masuk ke terminal
 : klik kanan pada desktop | open terminal. Beberapa perintah dasar linux :
1. Organisasi user account
a. su –l : perintah Pindah ke user root
[Sofyan@localhost ~ ] $ su –l
[root @localhost ~ ] #
pada saat masuk ke root, akan diminta password, ketik : 18096521
b. adduser : perintah untuk membuat user account baru
perintah : adduser namauser
[root @localhost ~ ] # adduser Sofyan
c. membuat password dari user account yg baru :
perintah : passwd namauser
[root @localhost ~ ] # passwd 18096521
ketikkan password baru nya, perintah input password akan muncul 2x.
d. SU : perintah masuk ke user account
Perintah : su namauser
[root @localhost ~] # su Sofyan
[Sofyan@localhost root ] $ (Sudah masuk ke user Sofyan namun masih direktori root, jika
keaadaannya seperti ini kita tidak bisa menambah file atau direktori baru didalamnya).

Ketikkan : cd Untuk masuk ke home user account kita. Sehingga lambang direktori nya
adalah ( ~ )
[Sofyan@localhost root ] $ cd
[Sofyan@localhost ~ ] $ (Symbol “ ~ ” artinya, Sudah masuk ke user Sofyan dan sudah berada pada
direktori home Sofyan)
e. pwd : melihat posisi direktori yang sedang aktif
[Sofyan@localhost ~ ] $ pwd
/ home/ Sofyan
2. Organisasi direktori
a. mkdir : membuat direktori baru perintah : mkdir namadirektori
[Sofyan@localhost ~ ] $ mkdir latihan
b. cd : untuk berpindah dari suatu direktori ke direktori lainnya.
1) Cd : masuk ke direktori home dari user account. Turun satu tingkat.
[Sofyan@localhost root ] $ cd
[Sofyan@localhost ~ ] $
2) Cd namadirektori : pindah/masuk ke direktori yang dituju
Perintah : cd namadirektori
[Sofyan@localhost ~ ] $ cd latihan
[Sofyan@localhost latihan ] $
3) Cd .. : naik satu tingkat
Perintah : cd ..
[Sofyan@localhost latihan ] $ cd ..
[Sofyan@localhost ~ ] $
c. Ls : untuk melihat/menampilkan isi dari sebuah direktori atau user account.
1) Ls : menampilkan file atau direktori
[Sofyan@localhost ~ ] $ ls
latihan
Jika jenisnya direktori maka teks berwarna biru. Jika file maka teks berwarna hitam.
2) Ls –a : menampilkan semua file termasuk file yang dihidden (disembunyikan).
[Sofyan@localhost ~ ] $ ls –a
File yang dihidden diawali symbol (.)
3) Ls -l : menampilkan file dan direktori beserta atributnya.
[Sofyan@localhost ~ ] $ ls –l
Atribut terdiri dari nama file, ukuran, tanggal dimodifikasi, pemilik, group.
4) Ls -f : menampilkan semua file tanpa ada proses sortir.
[Sofyan@localhost ~ ] $ ls –f
5) Ls -F : menampilkan file dan direktori dengan symbol penanda ditiap masing2 nya.
[Sofyan@localhost ~ ] $ ls –F
Simbol ( / ) tanda direktori, symbol (@) untuk file symbolic link. Symbol ( * ) untuk
file yang bersifat executable. Tanda ( = ) untuk socket.
6) Ls -R : menampilkan file, jika didalam direktori terdapat file, maka akan langsung
ditampilkan.
[Sofyan@localhost ~ ] $ ls –R
d. Rmdir : untuk menghapus direktori.
1) Rmdir : menghapus direktori kosong. Perintah : rmdir nama direktori
[Sofyan@localhost ~ ] $ rmdir latihan
2) Rm -r : menghapus direktori yang ada isi file nya.
Perintah : rm -r namadirektori
[Sofyan@localhost ~ ] $ rm -r latihan
3. Organisasi File
a. File : mengidentifikasi suatu file atau direktori.
Perintah : file *
[Sofyan@localhost ~ ] $ file *
b. cat : perintah untuk membuat file baru.
1) Cat>namafile : Perintah untuk membuat file baru
[Sofyan@localhost latihan ] $ cat>tugas
Kami bangga menjadi anak indonesia
Tekan : ctrl+d untuk simpan
[Sofyan@localhost latihan ] $
2) Cat namafile : Perintah untuk membaca file yang sudah dibuat.
[Sofyan@localhost latihan ] $ cat tugas
Kami bangga menjadi anak indonesia
3) Cat>>namafile : Perintah untuk menambah isi file yang sudah dibuat.
[Sofyan@localhost latihan ] $ cat>>tugas
Kami bangga menjadi anak indonesia
Kami cinta produk indonesia
Tekan : ctrl+d untuk simpan
[Sofyan@localhost latihan ] $
c. Cp : mengcopy sebuah file (menggandakan/copy file).
Perintah : cp namafileawal namafilebaru
[Sofyan@localhost latihan ] $ cp prauts prauas atau
[Sofyan@localhost latihan ] $ cp prauts /home/Sofyan/prauas/prauas
d. Ls : melihat isi file dari sebuah direktori.
[Sofyan@localhost latihan] $ ls
prauts prauas
e. Rm : menghapus file
Perintah : rm namafile
[Sofyan@localhost prauas ] $ rm prauts
f. Mv : memindahkan file dari direktori semula ke direktori lain (cut) atau merename file.
1) Mv namafile alamatdirektorinya : memindahkan file (cut).
Perintah : mv namafile alamatdirektorinya
[Sofyan@localhost latihan ] $ mv latih2 /home/Sofyan
Setelah latih2 dimove dari direktori linux ke /home/Sofyan, maka latih2 akan berada pada
/home/Sofyan dan menghilang pada direktori latihan.
2) Mv namafileawal namafilebaru : merename file.
Perintah : mv namafile namafilebaru
[Sofyan@localhost latihan ] $ mv centos
g. Vi : membuat file baru dengan tampilan jendela editor.
Perintah : vi namafile
[Sofyan@localhost latihan ] $ vi test
Setelah masuk ke editor vi, isi file nya…
1) Untuk simpan file + keluar dari editor vi
Shift + w +q
w + q +
2) Untuk keluar dari editor vi tanpa menyimpan file.
Shift + w +q
q ! +
3) Menyimpan file tanpa keluar dari editor vi.
Shift + w +q
w +

IP ADDRESS


Jaringan komputer adalah dua atau lebih komputer serta berbagai perangkat pendukung lainnya yang saling dihubungkan menggunakan sebuah media sehingga dapat saling berkomunikasi. Dalam mengkoneksikan komputer dalam suatu jaringan harus membuat IP address yang terdiri dari Network ID dan Host ID.

Identitas atau alamat dari masing-masing komputer atau disebut juga dengan Host ID. Dimana identitas dari jaringan itu sendiri dinamakan Network ID. Dalam pembuatan IP address terdapat 3 kelas dalam penggunaanya.
• Perintah untuk memunculkan IP address dalam lan card
Perintah : ifconfig
• Perintah untuk mengetahui/melihat Ip address yang dipakai sebagai gateway
Perintah : route
• Perintah untuk mengetahui jaringan komputer kita sudah terkoneksi dengan baik
perintah : ping
• Perintah untuk menampilkan komputer yang sudah terkoneksi dengan kita
Perintah : arp
Ø      Perintah untuk merestart jaringan komputer
Perintah : /etc/init.d/network restart
[root @localhost ~ ] # /etc/init.d/network restart
Ø      Perintah untuk mengaktifkan jaringan komputer
Perintah : /etc/init.d/network start
[root @localhost ~ ] # /etc/init.d/network start
Ø      Perintah untuk menonaktifkan (stop) jaringan komputer
Perintah : /etc/init.d/network stop
[root @localhost ~ ] # /etc/init.d/network stop
Ø      Perintah untuk mensetting IP address
Perintah : /sbin/ifconfig eth0 IpAddress
[root @localhost ~ ] # /sbin/ifconfig eth0 192.168.1.12
Ø      Perintah untuk mensetting Gateway
Perintah : route add default gw IpAddressGateway
[root @localhost ~ ] # route add default gw 192.168.1.1
Ø      Perintah untuk mengkoneksikan dengan komputer lain
Perintah : ping IpAddress_tujuan
[root @localhost ~ ] # ping 192.168.1.5
Stop dari ping : ctrl + c
Ø      Perintah untuk mengubah Hostname
Perintah : hostname namabaru
[root @localhost ~ ] # hostname linux
[root @localhost ~ ] # su
[root @linux ~ ] #

KESIMPULAN

1.   Linux merupakan sebuah sistem operasi bersifat open source.

2.   Distribusi yang bersifat mandiri, dapat dikembangkan tanpa bantuan yang lainnya dalam  proses pembangunannya.

3.   Cocok untuk penggunaan jangka panjang, terutama untuk lingkungan produksi bukan eksperimental dan lainnya.

      4.   Merupakan sebuah sistem operasi yang berkemampuan multiuser & multitasking.
         
               5.  Memberikan kebebasan bagi para penggunanya:
            Kebebasan untuk mendistribusikan salinannya, baik secara gratis maupun secara
            biaya.
                 Kebebasan untuk menjalankan perangkat lunak tersebut dengan tujuan apapun.
            Kebebasan untuk mengubah perangkat lunak tersebut agar sesuai dengan
            kebutuhan.



Remote PC

Remote PC keadaan dimana kita dapat masuk ke dalam file sistem komputer yang dituju, dan kita dapat mengendalikan/mengontrol komputer tersebut. Selain kita dapat masuk ke komputer tersebut kita juga dapat melakukan komunikasi langsung satu sama lain seperti chating. Tetapi untuk melakukan ini semua kita harus dalam satu jaringan.

Ø      Perintah untuk remote ke PC tujuan
Perintah : ssh IPAddress_tujuan
[root @localhost ~ ] # ssh 192.168.1.2
“muncul konfirmasi persetujuan …“
Jawab : yes
Root @192.168.1.2’s password : b514yu
Last login ……..
[root @user1 ~] #
Ø      Perintah untuk chat
Perintah : wall isipesan
[root @user1 ~ ] # wall My name is Sofyan H?
Muncul : message from root (pts/1)
My name is Sofyan H?
Ø      Perintah untuk keluar dari remote
Perintah : exit atau logout atau Ctrl+D
[root @user1 ~ ] # exit
Connection to 192.168.1.2 closed
[root @localhost ~] #

PERINTAH DASAR EDITOR VI DAN EKSPRESI BERATURAN

Editor VI (vee eye, dibaca vi ai) adalah editor berbasis text yang digunakan oleh banyak pemakai UNIX/LINUX. Editor ini pertama kali dikembangkan oleh William (Bill) Joy sewaktu menjadi graduate student di University of California at Berkeley pada tahun 1976. Untuk memulai Editor VI kita dapat mengetikan perintah : vi nama_file Editor VI memiliki dua mode, yaitu :

1. Command mode (mode perintah) digunakan untuk memberikan perintah-perintah untuk mengedit teks. Ketika membuat editor VI secara otomatis berada pada command mode. Untuk mengaktifkan command mode, tekan tombol Escape (Esc)
2. Insert mode (mode penyisipan) digunakan untuk melakukan pengetikan teks. Untuk mengaktifkan insert mode kita tinggal mengetikkan huruf i atau tombol
insert.
Perintah-perintah yang berlaku di command mode:
1. Navigasi Cursor
_ l atau panah kanan atau spasi : untuk bergeser ke kanan 1 karakter
_ h atau panah kiri : untuk bergeser ke kiri 1 karakter
_ j atau panah bawah : untuk bergeser ke bawah 1 baris
_ k atau panah atas : untuk bergeser ke atas 1 baris
_ :0 atau 1+Shift+G : untuk berpindah ke baris pertama
_ :$ : untuk berpindah ke baris terakhir
_ n+Shift+G : untuk berpindah ke baris ke n
_ 0 : untuk berpindah Awal baris
_ $ : untuk berpindah Akhir baris
_ ^F : berpindah satu layar penuh ke bawah
_ ^B : berpindah satu layar penuh ke atas
_ ^D : berpindah setengah layar ke bawah
_ ^U : berpindah setengah layar ke atas
_ ^w : berpindah satu kata ke depan
_ ^b : berpindah satu kata ke belakang
Tanda ^ adalah tanda tombol Ctrl, ^F artinya anda harus menekan tombol Ctrl
bersamaan dengan tombol F.
2. Menghapus Text
_ x : digunakan untuk menghapus satu karakter pada posisi kursor
_ X : digunakan untuk menghapus satu karakter pada sebelah kiri posisi
kursor
_ dw : digunakan untuk menghapus 1 kata pada posisi sebelah kanan kursor
_ db : digunakan untuk menghapus 1 kata pada posisi sebelah kiri kursor
_ dd : digunakan untuk menghapus 1 baris pada posisi kursor
_ d[Enter] : menghapus dua baris, baris pada posisi kursor dan baris berikutnya
_ d0 : menghapus dari awal baris sampai tepat sebelum posisi kursor
_ dL : menghapus dari posisi kursor sampai akhir tampilan pada layar
_ d$ : digunakan untuk menghapus dari posisi kursor sampai akhir baris
_ dG : menghapus dari posisi kursor sampai akhir baris pada file
_ d^ : Menghapus dari posisi kursor sampai awal baris dari file
_ 3dd : Menghapus tiga baris dari posisi kursor kebawah
3. Copy dan Paste Text
Untuk melakukan perintah copy dan paste kita harus memperhatikan langkahlangkah
berikut :
a. Tempatkan kursor pada posisi baris yang akan dicopy.
Contoh jika ingin copy 5 baris, gunakan command 5yy (tekan angka 5 diikuti
tombol y sebanyak 2x)
b. Kemudian tempatkan posisi kursor pada tempat yang akan di insert-kan dan
kemudian tekan p untuk paste.
Perintah copy dan paste text:
_ yy : untuk meng-copy satu baris
_ yw : untuk meng-copy 1 kata pada posisi sebelah kanan kursor
_ yb : untuk meng-copy 1 kata pada posisi sebelah kiri kursor
_ y0 : untuk meng-copy dari awal baris sampai tepat sebelum posisi kursor
_ yL : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir tampilan pada layar
_ y$ : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir baris
_ yG : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir baris pada file
_ y) : untuk meng-copy dari posisi kursor ke awal kalimat
_ y( : untuk meng-copy dari posisi kursor ke akhir kalimat
_ p : untuk mempaste teks
Contoh : perintah 3yw artinya : meng-copy 3 kata dari sebelah kanan kursor
4. Memindahkan Text
Untuk memindahkan teks kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut :
a. Tempatkan kursor pada posisi baris yang akan di-cut.
Contoh jika ingin memindahkan 5 baris, gunakan command 5dd (tekan angka
5 diikuti tombol d sebanyak 2x)
b. Kemudian tempatkan posisi kursor pada tempat yang baru dan kemudian
tekan p untuk paste.
5. Membatalkan Perubahan
_ Perintah u digunakan untuk membatalkan perubahan terakhir yang dilakukan
oleh pemakai
_ Perintah U digunakan untuk membatalkan seluruh perubahan pada satu
baris.
Ekspresi Beraturan adalah perintah atau code yang digunakan untuk pencarian
data/pemfilteran dan memanipulasi suatu file. Manipulasi disini artinya user dapat
mengubah atau mengedit suatu file yang telah di buat, sesuai apa yang diinginkan.
Pencarian data dengan pattern matching:
_ /huruf : untuk mencari sebuah huruf
Contoh : /t artinya mencari/menampilkan huruf t
_ /kata : untuk mencari kata
Contoh : /linux artinya menampilkan seluruh kata linux
_ /[a,i,u] : untuk menampilkan huruf a,i,u
_ /[a-h] : menampilkan dari huruf a sampai huruf h
_ /[1-5] : menampilkan angka 1 sampai 5
_ /[1350] : menampilkan angka 1,3,5,dan 0
_ /^kata : mencari kata pada awal baris
_ /kata$ : mencari kata pada akhir baris
_ /[Ll]inux: mencari kata Linux atau linux
Manipulasi string:
:s/linux/LINUX/ : Mengubah sebuah kata linux menjadi LINUX pada posisi
kursor
:s/linux/LINUX/g : Mengubah semua kata linux menjadi LINUX pada posisi
kursor
:1,$s/linux/LINUX/g : Mengubah semua linux menjadi LINUX pada dokumen
:s/[Ll]inux/LINUX/ : Mengganti kata Linux atau linux menjadi LINUX pada
posisi kursor
:1,3w test : Menyimpan baris 1 sampai 3 ke file test
:2r test : Menyisipkan isi file test dibawah baris ke 2
:1,$co $ : Meng-copy semua isi file ke baris terakhir
:4m 1 : Memindahkan baris ke 4 ke baris 1
:/^$/d : Menghapus baris kosong
:/g/LINUX/d : Menghapus seluruh baris yang mengandung kata LINUX
:1,$ s/linux//g : Menghapus seluruh kata linux
:1,$ s/[^0-9]//g : Menghapus seluruh alphabet
:1,$ s/[A-Z]/\l&/g : Mengganti semua huruf besar menjadi huruf kecil
:1,$ s/[a-z]/\u&/g : Mengganti semua huruf kecil menjadi huruf besar
:1,$ s/^/<
:1,$ s/$/>>/g : Menyisipkan >> pada setiap akhir baris

IPTABLES (ENCHAINS)

IPTables merupakan salah satu firewall popular dan powerfull yang tersedia di sistem operasi Linux
Fungsi : untuk konfigurasi, merawat dan memeriksa rules tables (tabel aturan) tentang filter paket IP
yang terdapat di kernel linux
Iptables memiliki 4 tabel aturan yaitu filter, nat, mangle dan raw.

1. Filter
Untuk melakukan pemfilteran/penyaringan paket data apakah paket tersebut akan di DROP, LOG,
ACCEPT atau REJECT
2. NAT
Melakukan Network Address Translation yang merupakan pengganti alamat asal atau tujuan dari
paket data
3. Mangle
Untuk melakukan penghalusan (mangle) paket data seperti TTL, TOS, dan MARK
4. raw
Untuk mengkonfigurasi pengecualian dari connection tracking bersama-sama dengan NOTRACK.
Pada table terdapat chains (rantai) yang berisi rules / aturan yang berbeda-beda. Chains pada table filter
yaitu INPUT, FORWARD dan OUTPUT.
INPUT untuk paket yang disiapkan untuk soket lokal atau komputer kita sendiri atau untuk mengatasi
paket data yang masuk
FORWARD untuk paket yang diarahkan / routing ke box atau untuk mengalihkan paket yang datang
OUTPUT untuk paket yang di generate / dibuat sendiri atau untuk menghasilkan paket data yang akan
Diteruskan
Komputer A, B dan C mengirim paket data kepada komputer D yang sudah dilengkapi iptables. Pada
konfigurasi iptables dibuat pernyataan bahwa hanya paket yang memiliki huruf a yang boleh diterima
komputer D, selain itu ditolak semua. Dan hasilnya, hanya komputer a saja yang bisa mengirimkan
paket dan diterima komputer D.
Sintaks IPTables: iptables command
Command Keterangan Contoh sintaks
-A menetapkan aturan ke dalam chain iptables –A INPUT –s 192.168.12.1
-D menghapus aturan dari chains atau menghapus aturan berdasarkan urutan list didalam chains iptables -D INPUT 1
-I memasukan aturan baru kedalam chain iptables -I OUTPUT 2 –s 192.168.12.1
-R mengganti aturan lama dengan aturan baru dalam chain iptables –R OUTPUT 2 -s 192.168.12.1
-L menampilkan daftar aturan didalam chain iptables -L INPUT iptables –L
-F menghilangkan semua aturan pada chain iptables -F FORWARD iptables –F
-N membuat chain baru iptables -N GET
-X menghapus chain iptables –X GET
-E mengganti nama chain yang ada didalam iptables iptables -E GET PUT
-p protocol mengindentifikasikan protokol dalam rule seperti tcp, udp, icmp iptables –A INPUT –p tcp
-m match option Mirip dengan -p tetapi modul yang digunakan dan bebas menentukan nama modul yang
dipakai dan mengvariasikannya dalam perintah selanjutnya. iptables -A INPUT –s 192.168.0.0/16 –m comment
-s source alamat hostname / ip iptables -A INPUT -s 192.168.0.1
-d destination / tujuan dari alamat ip iptables -A INPUT -d 192.168.0.2
-j jump memberikan keputusan setelah paket data cocok dengan aturan iptables -A INPUT -s 192.168.0.2  j- DROP
-i in-interface alias nama interface yang menerima kiriman paket ( terbatas pada chain INPUT, FORWARD
dan PREROUTING saja ) iptables -A INPUT -i eth0 –s 192.168.0.2
-o out-interface alias nama interface yang akan mengirim paket keluar (terbatas pada chain FORWARD,
OUTPUT dan POSTROUTING) iptables -A INPUT -o eth0 -s 192.168.0.2
-c counter untuk menghitung paket-paket yang lewat dari sebuah aturan iptables -c -A INPUT -s 192.168.0.2
-n numeric menampilkan output numeric seperti hostname,ip, port, nama network iptables -L –n
-v verbose yang berarti menampilkan informasi secara keseluruhan alias dalam bahasa indonesia terjemahan iptables -L -n –v
Paket-paket yang masuk akan di periksa, apakah rusak, salah informasi atau tidak, kemudian di berikan
ke chain INPUT
Keputusan yang diambil untuk suatu paket dapat berupa :
1. ACCEPT
Menerima paket dan diproses lebih lanjut oleh kernel
2. DROP
Menolak paket tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
3. REJECT
Mengembalikan paket ke asalnya dngan pesan kesalahan ICMP
4. LOG
Melakukan log (pencatatan) terhadap paket yang bersesuaian
5. RETURN
Untuk chain user-defined akan dikembalikan ke chain yang memanggil, sedangkan untuk chain
INPUT, OUTPUT dan FORWARD akan dijalankan kebijakan default.
6. Mengirim ke chain user-defined
Perintah-perintah yang digunakan:
1. Setting IP address kelas A
ifconfig eth0 50.50.50.1 netmask 255.0.0.0
2. Setting gateway 50.50.50.21
route add default gw 50.50.50.21
3. Koneksikan jaringan
ping ip_address_tujuan
4. Mengembalikan semua aturan pada posisi default
iptables –F
5. Melihat semua aturan yang ada
iptables –L
6. Memblok pengiriman data keluar
iptables –A OUTPUT – d ip_user_tujuan -j DROP
7. Koneksikan kembali ke user lain
8. Normalkan kembali semua aturan dan lihat semua aturan yang ada.
9. Buat direktori dengan nama masing-masing di user account BSI_NIM kemudian buat file dengan
nama latihan, isi file dengan : BELAJAR FIREWALL
10. Kirim direktori nama masing-masing yang ada di user BSI_NIM ke user lain.
scp –r /home/bsi_nim/direktori ip_user_tujuan :/home/bsi_nim_user_lain
10. Buat file dengan nama linux di direktori nama masing-masing yang ada di user BSI_NIM
11. Menolak kiriman data dari luar
iptables –A INPUT – s ip_user_tujuan -j REJECT
12. Kirim kembali file linux ke direktori nama masing-masing user BSI_NIM ip_user_tujuan
scp /home/bsi_nim/direktori/nama_file ip_user_tujuan:/home/bsi_nim/direktori